Telah diselenggarakan kegiatan seminar nasional yang bertema “Migrasi Tenaga Kerja Indonesia Ke
luar Negeri : Peluang dan Tantangan”, dilaksanakan atas kerjasama Prodi
Ilmu Hukum Internasional, FISIP-UNIVERSITAS ALMUSLIM dan Prof Saeki Natsuko (Nagoya
Gakuin University, Jepang) di Universitas Al-Muslim, Bireuen, Aceh (Kamis, 7/2/2019).
Selain Kepala BP3TKI Aceh, yang hadir sebagai pembicara lainnya adalah Direktur Perlindungan WNI & PHI Kemlu RI, Kepala Disnakermobduk Provinsi Aceh dan salah seorang anggota DPD RI.
Selain Kepala BP3TKI Aceh, yang hadir sebagai pembicara lainnya adalah Direktur Perlindungan WNI & PHI Kemlu RI, Kepala Disnakermobduk Provinsi Aceh dan salah seorang anggota DPD RI.
Secara umum, seminar ini
bertujuan untuk memberikan informasi tentang peluang kerja ke luar negeri
kepada masyarakat umum terutama mahasiswa yang hadir dalam acara ini.
Kemudian, memberikan informasi tentang mekanisme dan tata cara penempatan, memaparkan informasi terkait mekanisme dan tata cara pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kemudian, memberikan informasi tentang mekanisme dan tata cara penempatan, memaparkan informasi terkait mekanisme dan tata cara pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Sementara itu Kepala BP3TKI Aceh, Jaka Prasetyono mengatakan bahwa pemerintah mendukung keinginan masyarakat untuk bekerja ke luar negeri tetapi harus melalui prosedur yang telah ditentukan karena ini juga menyangkut keamanan dan kebaikan Calon PMI itu sendiri selama bekerja di luar negeri.
“Bekerja ke luar negeri memang pilihan tiap orang, tetapi harus diperhatikan juga apa saja yang perlu dipersiapkan dan bagaimana prosedur untuk bisa bekerja ke luar negeri. Karena ini sangat penting bagi Calon PMI itu sendiri”, sebut Kepala BP3TKI Aceh.
Tujuan umum seminar yaitu
memberikan informasi tentang peluang kerja ke luar negeri, memberikan informasi
tentang mekanisme dan tata cara penempatan, memberikan informasi tentang
mekanisme dan tata cara pelindungan PMI, menciptakan iklim migrasi PMI yang
aman dan melakukan upaya pencegahan
TPPO.
Sedangkan untuk tujuan
khusus yaitu meningkatkan kerjasama akademik antara Universitas Al-Muslim dengan
Nagoya Gakuin University Japan, mengimplementasikan Rencana Induk Penelitian
Prodi HI, memetakan persoalan terkait dengan migrasi PMI di Aceh. [krl]
Advertisement

